Ini note yang ditulis papa dibalik kertas kalender bekas tahun 1999 untukku. Ditulis waktu aku berusia 4 tahun dan sewaktu aku sudah mulai lancar membaca. Dan note itu masih aku simpan rapih dalam diary.
~Anak~
Dalam perkawinan, suami istri berharap & memohon kehadirat Allah
Ya Allah berikanlah & karuniailah kami anak-anak yang shaleh.
Ketika Allah kabulkan doa itu, anak-anak bukan sekedar perhiasan & kebanggaan tetapi sekaligus tanggung jawab, maka jangan sengsarakan.
Ketika anak beranjak dewasa, dia mulai berpikir untuk apa aku dilahirkan ke dunia ini? Mengapa aku menjadi anak orangtua ku?
Tuntunlah anak kejalan Allah dengan kasih sayang.
Anak sudah menjadi bagian dari kita.
Senang dan susah, gembira dan sengsara, Dia terima tanpa sesal.
Orangtua, anakmu sudah bersedia kau lahirkan di dunia. Bersedia kau ajak menderita, jangan tambah penderitaannya. Bahagiakan & perjuangkan walau apapun yang terjadi, pikul penderitaannya suguhkan kegembiraan padanya.
Untutk Amy
Dari Papa
Tangerang, 13 juni 1999
Tidak ada komentar:
Posting Komentar